HINDARI RESIKO ISOLASI MANDIRI, WALIKOTA BUAT PONDOK PERAWATAN COVID-19

oleh -721 views

LiputanPalu.com – Pondok Perawatan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang akan mulai beroperasi pada Senin 20 April 2020 besok merupakan salah satu program Ciptaan Walikota Palu Drs.  Hidayat, M. Si yang bertujuan guna memutus mata Rantai Pandemi Covid-19 di Kota Palu

“Jadi sebenarnya Pondok ini disiapkan untuk memutuskan rantai penyebaran bagi Pasien yang terkonfirmasi covid-19 atau memiliki indikasi dan Riwayat dari daerah luar yang terpapar virus korona, ini dimaksudkan agar tidak terjadi lagi adannya kontak antara Pasien itu dengan Keluarganya, kata Walikota Palu Hidayat saat memeriksa kesiapan Pondok Perawatan di Asrama Haji Palu (18/4)

Kata Hidayat dengan kehadiran pondok perawatan itu merupakan langkah tindak lanjuti penanganan OTG dan ODP berdasarkan Rekomendasi dari Pos Pos Lapangan yang berada di 6 titik Lokasi dikota Palu termasuk posko induk

“Dengan pondok ini kita tak ingin Pandemi Covid – 19 itu terus berkembang misalnya jika langkah yang dilakukan hanya dengan mengisolasi pasien dirumahnya seperti itu akan sangat berbahaya terutama bagi keluarganya yang bisa tertular jika pasien itu terkonfirmasi Covid-19. terangnya

Baca Juga  Hadiri HUT Ambon, Wawali diminta Sumbang Lagu

Kata Hidayat bahwa saat ini pihaknya telah membentuk sebanyak 2 Pondok di Palu namun jika memungkinkan pihak akan pula menambah jumlah pondok ini jika ada gedung yang bisa digunakan untuk itu

” Pondok perawatan saat ini ada di asrama Haji palu dan Di Rusunawa Kelurahan Pantoloan, insya Allah besok, kita akan mulai mengoerasikan pondok ini pada senin (20/4) besok. Kuncinya

Sementara Kadis kesehatan Kota Palu dr Husaema yang dimintai keterangan terkait Pondok tersebut menerangkan bahwa Pondok itu akan menyediakan pelayanan secara Gratis kepada Pasien OTG dan ODP

” Semua Gratis, Rawat Inapnya, Obat dan Makanan Pasien selama masa perawatan di pondok akan di Tanggung Pemkot, itu berlaku baik selama masa inkubasi 14 hari atau dia telah sembuh sebelum masa itu semua gratis, Kata Husaema

Dia menerangkan bahwa secara teknis di Pondok itu nantinya tidaklah secara langsung membuka pelayanan kepada masyarakat umum, melainkan pondok hanya akan mengakomodir pasien ODP dan OTG yang sudah mendapat Rekomendasi dari Pos Pos Lapangan serta Posko Induk Pemkot Palu

Baca Juga  Sikapi Instruksi Wali Kota, Puskesmas Kamonji Gelar MMD

” di Pondok itu akan diperkuat oleh sebanyak 4 dokter dan 20 Tenaga Perawat serta sejumlah petugas lainnya, selain itu akan dijaga oleh Tim keamanan yang terdiri dari TNI dan Polri, Satpol PP dan Dishub Kota Palu. Pungkasnya.(LP.mid)